Jumat, 22 Juni 2012
1st Year Anniversary
Gak terasa sudah setahun gue jadian sama my big love, Hasan Nudin :)
Gue jadian tepatnya tanggal 6 Juni 2011. Di sebuah Mall Bekasi. Di atas sebuah catwalk buat event gitu. hehe. udah gitu pas gue jadian ama dia, gue abis nonton bareng dia. Kalo ga salah pas abis nonton pupus atau purple love gitu:)
Pas dia nyatain cinta ke gue, ya ampun bener-bener awkward banget. Malu-malu kucing banget deh. malah sambil minum teh poci. duduk-duduk di pinggiran panggung :') kalimatnya pun simple, "Setelah gue kenal lagi sama widya, entah kenapa gue jadi suka lagi sama widya. Widya sendiri gimana?" Kata dia.
Gue cuma bisa jawab, "Gue juga sama, san. Gue juga suka ama lo." dengan tersipu-sipu.
Terus, yaudah tuh, dengan muka saling malu dan akhirnya kita pun jadiaaaan :))
Itulah awal cintaku yang indah dan lucu kalau diingat. Terkadang kalo inget itu, suka senyum-senyum dan ketawa sendiri. Pas kita jadian pun, temen-temen SMP banyak yang ngecengin kalo kita CLBK :)
Seneng banget deh, awal-awal tuh bener-bener dunia serasa milik berdua. Hati selalu berbunga-bunga. Tiap hari selalu ada SMS dan telpon dari dia. Setelah sekian lama HP ini begitu kesepian (red: jomblo) hehe.
Awal PDKT gue tuh waktunya juga singkat banget. Ada kali cuma sebulan. Awalnya lewat FB sama twitter, karena udah lama ga komunikasi. Terus berlanjut ke sms. Terus dia ngajakin beberapa kali ketemuan. Dan terjadilah sejarah baru dalam hidup gueeee :)
Gue akan tampilin beberapa foto gue bareng dia, mulai dari awal jadian, sebulan, 2 bulan seterusnya ampe sekarang :)
Sebulanan :)
2 Bulanan :)
3 Bulanan :)
4 Bulanan :)
5 Bulanan :)
6 Bulanan :)
7 Bulanan :)
8 Bulanan :)
9 Bulanan :)
10 Bulanan :)
11 Bulanan :)
12 Bulanan? Belum ada :'( Karena ampe saat aku ngetik postingan ini, aku belum ketemuan. Well, udah 1,5 bulan belum ketemu :(
Doakan kami ya semoga langgeng ampe kakek nenek :))
Kamis, 14 Juni 2012
Masih Zaman Jadi Plagiator?
Kecurangan itu bagi saya adalah sikap yang tidak menghargai hasil kerja keras orang lain. Padahal orang bisa saja mengorbankan segalanya untuk menyelesaikan tugas tersebut. Curang itu bisa menyakiti perasaan orang yang sudah membuat/menciptakan sesuatu.
Misalnya. ketika kita berkreasi membuat sesuatu. Namun, ada orang yang tanpa izin memplagiat karya kita. Ini sangat licik dan merupakan contoh kecurangan yang sangat hina bagi saya. Mengapa? Karena plagiat itu adalah tindakan yang sangat tidak menghargai hasil karya orang lain yang ia anggap itu karyanya sendiri.
Namun, ada juga sisi bijak yang bisa kita simpulkan dari tindakan penjiplakan/plagiarisme. Yakni:
- Plagiator sebenarnya menyukai karya kita. Namun ia malu untuk mengakuinya, sehingga ia melakukan copy paste demi kepentingannya sendiri.
- Karya plagiator tidak akan sebagus dengan karya kita. Mengapa? Karena mereka belum tentu mampu menyamakan semua karya kita sesempurna karya kita.
Rabu, 13 Juni 2012
Keadilan Untuk Lingkungan Dimulai dari Diri Sendiri
Mungkin telinga kita sudah tidak asing lagi dengan kata "Adil" yang sering kali terucap lewat berbagai macam argumen. Semua orang menuntut keadilan. Karena keadilan yang belum terpenuhi pun, banyak pertikaian yang terjadi. Keadilan pun bagai sebuah harta karun yang selalu diburu oleh orang yang haus akan keadilan. Kemanakah keadilan itu? Mengapa semua orang butuh keadilan? Apakah keadilan saja sudah cukup untuk mengatasi semua masalah yang ada?
Semua pertanyaan tadi, sering muncul dalam benak kita. Seperti yang kita ketahui , adil itu artinya sama rata, atau menempatkan sesuatu pada tempatnya.Dalam kehidupan, adil itu tidak melulu kita tujukan pada pemerintah. Keadilan itu harus kita mulai dari diri sendiri. Contoh yang paling sederhana yang sering saya alami adalah: ketika persediaan keuangan saya yang mulai menipis. Sedangkan pengeluaran sedang banyak-banyaknya. Simpel saja, kita harus selalu menempatkan prioritas terpenting atas segala pengeluaran yang ada. Adil itu identik sekali dengan Bijak. Dalam bersikap adil, dibutuh kan sikap bijak kita untuk memilih mana yang lebih penting untuk didahulukan.
Adil itu bisa dicontoh kan dengan hal sederhana seperti: selalu rapi dan mencintai kebersihan dimanapun kita berada. Misalnya di rumah kita sendiri. Biasakan hidup bersih dari diri sendiri. Rajin membersihkan dan merapikan rumah adalah contoh adil terhadap lingkungan. Mengapa? Karena kita bisa mementingkan kesehatan dan keindahan di lingkungan. Coba bayangkan jika lingkungan kita kotor dan berantakan. Apa yang akan terjadi? Hewan-hewan pembawa bibit penyakit pun bisa muncul. Lingkungan juga jadi tidak sedap untuk dipandang. Nah, maka sebelum semua dampak buruk itu datang, maka ADIL lah untuk diri anda sendiri bahkan untuk orang-orang di sekitar anda. Adil untuk lingkungan, kesehatan serta masa depan mu :)
Langganan:
Postingan (Atom)











.jpg)





















